Metode Belajar Al-Qur’an Untuk Anak – Anak

Metode belajar Al-Qur’an – Al-Qur’an merupakan kitab suci terakhir yang Allah SWT turunkan untuk seluruh umat manusia. Fungsi Al-Qur’an secara umum adalah untuk dibaca, dipahami, diamalkan sebagai petunjuk serta pedoman hidup manusia, terutama bagi umat Islam.

Sebagai orang tua muslim, Anda patut mengenalkan Al-Qur’an kepada anak-anak Anda mulai sedini mungkin. Pengenalan serta pembelajaran Al-Qur’an sejak dini mampu merekatkan hubungan emosional anak dengan Al-Qur’an hingga ia dewasa kelak.

Namun kini untuk mengajarkan anak membaca Al-Qur’an menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi orang tua. Mengapa? Karena perkembangan teknologi yang semakin canggih. Seperti tayangan televisi, permainan dalam smartphone, tontonan video melalui internet, dan sebagainya.

Tapi biar bagaimanapun anak-anak tetap harus belajar membaca Al-Qur’an. Karena Al-Qur’an merupakan sumber ajaran bagi umat Islam.

Hal ini mendorong pengajar atau orang tua untuk menyajikan metode belajar Al-Qur’an untuk anak yang menarik dan interaktif. Tujuannya agar anak lebih tertarik, semangat, dan termotivasi untuk belajar Al-Qur’an.

Lalu bagaimana metode belajar Al-Qur’an yang efektif? Berikut adalah 3 tahap metode belajar Al-Qur’an untuk anak yang bisa Anda terapkan.

3 Tahap Metode Belajar Al-Qur’an

  • Metode Tahap Sebelum Pembelajaran

Tahap pertama dalam metode belajar Al-Qur’an adalah tahap pra pembelajaran atau sebelum memulai pembelajaran.

Sebelum memulai pembelajaran, sebaiknya pengajar atau orang tua mengingatkan anak untuk selalu berkonsentrasi dan fokus pada apa yang akan mereka pelajari. Setelah itu, jangan lupa untuk mengajak anak membaca doa sebelum belajar.

Tujuan membaca doa adalah agar pembelajaran tersebut mendapat rahmat dan berkah dari Allah SWT.

Setelah membaca doa, jangan langsung masuk ke materi utama pembelajaran. Tetapi sebaiknya pengajar atau orang tua memulai dengan pembicaraan ringan. Misalnya manfaat membaca Al-Qur’an, cerita proses turunnya Al-Qur’an, atau pembicaraan ringan lainnya.

  • Metode Pembelajaran

Ini merupakan tahap pembelajaran yang kedua. Dalam proses pembelajaran, pengajar atau orang tua akan mengajarkan anak membaca Al-Qur’an. Bukan hanya itu saja, pengajar atau orang tua juga wajib mengenal anak kepada tanda waqaf dan juga ilmu tajwid.

Anak perlu tahu kapan bacaan harus berhenti, tetap lanjut, dan tanda-tanda waqaf lainnya. Untuk ilmu tajwid, Anda perlu mengenalkan anak kepada istilah-istilah bacaan tajwid. Seperti bacaan mad, idgham, qalqalah, dan sebagainya.

Tujuannya adalah untuk membiasakan anak membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar.

Ketika proses pembelajaran, sebaiknya pengajar atau orang tua melantunkan bacaan Al-Qur’an terlebih dahulu kepada anak lebih dari satu kali. Bisa dua kali atau tiga kali.

Baru setelah itu, anak diminta untuk membaca ayat yang sama. Dan jika ada kekeliruan pada bacaan anak, betulkan bacaan tersebut hingga anak benar-benar paham. Minta anak untuk mengulangi bacaan beberapa kali.

Ketika bacaan sudah benar dan anak mulai lancar, Anda bisa berpindah ke ayat selanjutnya.

  • Metode Setelah Pembelajaran

Setelah selesai belajar membaca Al-Qur’an, Anda bisa menjelaskan makna dari ayat yang telah anak baca. Orang tua atau pengajar juga bisa memberikan pertanyaan ringan terkait makna ayat.

Tujuannya adalah agar anak benar-benar paham dengan apa yang telah mereka baca. Walaupun belum mampu mengetahui arti bacaan dari kata per kata, setidaknya anak mengetahui inti dari bacaan tersebut.

Nah, setelah pembelajaran benar-benar selesai, jangan lupa untuk mengajak anak membaca doa setelah belajar.

Itulah tahapan metode belajar Al-Qur’an yang sesuai untuk anak. Anda ingin sang buah hati rajin serta senang belajar membaca Al-Qur’an? Kenapa tidak Anda daftarkan saja si kecil di PAUD yang bernuansa Islami? Salah satunya adalah Taud Ibnu Abbas.

Seperti lembaga PAUD pada umumnya, Taud Ibnu Abbas mengajarkan materi pra membaca, menulis, menghitung, life skill, dan sebagainya. Namun tidak hanya itu saja, Taud Ibnu Abbas juga senantiasa menumbuhkan rasa cinta anak kepada Al-Qur’an.

Caranya adalah dengan membiasakan anak untuk melantunkan bacaan Al-Qur’an pada saat bermain atau melakukan kegiatan lainnya. Anak juga dikenalkan kepada Allah dan juga Rasulullah melalui berbagai kisah menarik yang mampu anak pahami.

Saat ini Taud Ibnu Abbas menerima pendaftaran anak usia 3 hingga 6 tahun. Tunggu apa lagi? Segera daftarkan buah hati Anda di Taud Ibnu Abbas dan ciptakan generasi anak yang mandiri, produktif, berakhlak mulia, serta mencintai Al-Qur’an.

Share :

Buka Chat
Assalamualaikum, Butuh bantuan?
Assalamualaikum. Ayah Bunda, salam kenal saya admin Zaara😊🙏

Terimakasih sudah berkunjung ke official website kami. Ada yang dapat kami bantu untuk info program TAUD IBNU ABBAS atau QUR'AN FOR KIDS?

Pilihan Program :
🌈TAUD IBNU ABBAS
(PAUD Based Al Qur'an)
•Kelas Online
•Kelas Offline

🌈 QUR'AN FOR KIDS
(Les Mengaji & Islamic Learning)
•Private Class Online
•Class Group Online
•Home Private
•Class Group Offline

Jika ingin Konsultasi dan informasi lebih lanjut Ayah Bunda dapat menghubungi kami melalui chat WhatsApp, Kami Tunggu kehadirannya..