Meneladani Kisah Nabi Ismail untuk Patuh Kepada Perintah Orang Tua

Meneladani kisah Nabi Ismail – Siapa yang tidak pernah mendengar kisah 25 Nabi dan Rasul? Semua umat Islam pasti mengetahuinya.

Yap, kisah 25 Nabi dan Rasul adalah cerita tentang keteladanan serta mukjizat Nabi dan Rasul yang berasal dari Allah SWT. Mulai dari kisah Nabi Adam as sebagai khalifah pertama di muka bumi hingga kisah Nabi Muhammad sebagai penutup para Nabi.

Masing-masing nabi memiliki kisah yang berbeda-beda. Walaupun begitu, setiap nabi memiliki sifat yang baik serta kebijaksanaan saat menghadapi ujian dari Allah. Dari 25 kisah nabi dan rasul, kita bisa menjadikan para nabi dan rasul sebagai suri tauladan yang baik dalam menjalani kehidupan.

Nah, dalam artikel ini kita akan membahas kisah dari salah satu nabi, yaitu meneladani kisah Nabi Ismail as. Mari langsung saja kita mulai.

Sifat yang Patut Dicontoh dari Nabi Ismail untuk Anak Milenial

Nabi Ismail merupakan putra dari Nabi Ibrahim yang menikah dengan Siti Hajar. Sebelum menikah dengan Siti Hajar, Nabi Ibrahim telah menikah dengan Sarah, tetapi tak kunjung dikaruniai buah hati.

Namun setelah 14 tahun sejak kelahiran Nabi Ismail, lahirlah anak dari Nabi Ibrahim dan Sarah, yaitu Nabi Ishaq. Sehingga Nabi Ismail merupakan kakak kandung dari Nabi Ishaq.

Dalam meneladani kisah Nabi Ismail, anak milenial bisa mencontoh sifat-sifat terpuji Nabi Ismail. Dan berikut adalah beberapa sifat tersebut.

  • Pekerja keras

Sejak kecil, Nabi Ismail adalah pribadi yang pekerja keras. Hal ini terlihat ketika Nabi Ismail membantu ayahnya untuk membangun Ka’bah sebagai tempat ibadah. Ia juga mengajak anak-anak muda untuk turut membantu.

  • Taat kepada Allah dan orang tua

Nabi Ismail merupakan salah satu nabi yang sangat taat kepada Allah dan juga orang tuanya. Hal ini terbukti ketika Nabi Ibrahim mendapat perintah dari Allah untuk menyembelih Nabi Ismail, dan Nabi Ismail menaatinya.

  • Ikhlas dan tawakal

Saat Nabi Ismail akan disembelih oleh Nabi Ibrahim, Nabi Ismail ikhlas mengorbankan nyawanya dan bertawakal kepada Allah. Berkat keikhlasan serta tawakal tersebut, Allah menggantikan Nabi Ismail dengan seekor domba.

Bagaimana Cara Nabi Ismail Berbakti Kepada Orang Tua?

Meneladani kisah Nabi Ismail untuk berbakti kepada orang tua tentu patut kita contoh. Lalu bagaimana cara Nabi Ismail berbakti kepada orang tua?

Suatu hari, Allah memberikan ujian kepada Nabi Ibrahim dan juga Nabi Ismail. Nabi Ibrahim bermimpi Allah memberi perintah kepadanya untuk menyembelih anaknya sendiri, yaitu Nabi Ismail.

Nabi Ibrahim menceritakan mimpi tersebut kepada Nabi Ismail. Dan Nabi Ismail dengan ikhlas meminta Nabi Ibrahim untuk menyembelihnya sesuai perintah Allah. Bahkan Nabi Ismail tidak menghakimi ataupun mempertanyakan perintah yang Allah berikan kepada ayahnya tersebut. Lihatlah betapa mulianya Nabi Ismail.

Contoh Perilaku Menghormati Orang Tua Seperti Nabi Ismail

Menghormati serta menuruti orang tua merupakan hal yang wajib dilakukan oleh semua anak, seperti layaknya Nabi Ismail. Tapi kita tentu tidak perlu melakukan hal yang sama dengan yang Nabi Ismail lakukan.

 

Share :

Buka Chat
Assalamualaikum, Butuh bantuan?
Assalamualaikum. Ayah Bunda, salam kenal saya admin Zaara😊🙏

Terimakasih sudah berkunjung ke official website kami. Ada yang dapat kami bantu untuk info program TAUD IBNU ABBAS atau QUR'AN FOR KIDS?

Pilihan Program :
🌈TAUD IBNU ABBAS
(PAUD Based Al Qur'an)
•Kelas Online
•Kelas Offline

🌈 QUR'AN FOR KIDS
(Les Mengaji & Islamic Learning)
•Private Class Online
•Class Group Online
•Home Private
•Class Group Offline

Jika ingin Konsultasi dan informasi lebih lanjut Ayah Bunda dapat menghubungi kami melalui chat WhatsApp, Kami Tunggu kehadirannya..