Teknik Mengaji Metode Insani Di Taud Ibnu Abas

Teknik Mengaji Metode Insani Di Taud Ibnu Abas

Teknik mengaji metode insani – Salah satu kemampuan keagamaan yang perlu ditanamkan kepada anak-anak sejak dini adalah kemampuan mengaji. Ya, mengaji atau membaca Al-Qur’an merupakan salah satu amalan yang memiliki pahala luar biasa.

Saat kita membaca satu huruf dalam Al-Qur’an, maka kita akan mendapat 10 kebaikan. Bagaimana jika kita membaca surat Al-Fatihah? Berapa banyak huruf pada surat tersebut? Dan berapa kebaikan yang akan kita dapatkan?

Nah, agar anak-anak terbiasa membaca Al-Qur’an, maka Anda wajib membimbingnya sejak usia sedini mungkin. Salah satu metode mengajar mengaji yang banyak orang gunakan adalah teknik mengaji metode insani. Apa itu metode insani?

Untuk mengetahui jawabannya, simak ulasan berikut ini sampai habis ya.

Apa yang Dimaksud dengan Metode Insani?

Pernahkah Anda mendengar teknik mengaji metode insani? Apa sebenarnya teknik mengaji metode insani itu?

Metode insani merupakan salah satu metode yang paling efektif bagi anak-anak untuk belajar mengaji. Dalam metode ini, huruf dan bacaan disesuaikan dengan milestone (tahapan tumbuh kembang) anak yang mampu memahami dan mengingat huruf dan bacaan dalam waktu singkat.

Dalam buku insani, huruf dan tanda baca atau harakat menyesuaikan dengan AL-Qur’an Madinah. Sehingga setelah selesai jilid 5, anak akan mampu untuk menggunakan Al-Qur’an Utsmani. Sangat efektif, bukan?

Dengan menggunakan metode insani, pengajar akan memerankan dirinya sebagai seorang ibu saat kegiatan pembelajaran. Pengajar akan bertindak layaknya seorang ibu yang penuh kasih sayang dan kesabaran dalam mengajari si kecil untuk membaca Al-Qur’an.

Baca Juga : Cara Mendidik Anak Sesuai Dengan Tuntunan Al Quran

Langkah Metode Insani

Bagaimana langkah dalam menerapkan metode Insani? Teknik mengaji metode Insani memiliki tiga tahapan atau langkah. Langkah-langkah tersebut adalah sebagai berikut:

1.      Mengajar Secara Langsung

Jadi pembelajaran metode insani dilakukan secara langsung atau learning by doing tanpa banyak penjelasan.

Mengajar secara langsung sejalan dengan cara seorang ibu untuk mendidik anaknya. Seorang ibu yang mengajarkan sesuatu kepada anaknya, tidak akan memberikan banyak teori, namun akan langsung pada prakteknya. Hal ini karena anak-anak belum bisa memahami banyak penjelasan.

Sehingga dalam metode insani, pengajar akan memberikan contoh terlebih dahulu. Setelah itu anak akan mengikuti atau menirukannya.

2.      Lakukan Pengulangan

Dalam penerapan metode insani, anak akan mengulang-ulang bacaan Al-Qur’an. Semakin banyak bacaan diulang, maka anak akan semakin lancar membacanya.

3.      Berikah Kasih Sayang Yang Tulus

Selain kasih sayang yang tulus, kekuatan cinta, dan kesabaran merupakan kunci kesuksesan dalam mendidik anak. Begitu juga dalam hal belajar mengaji, pengajar perlu meneladani sifat seorang ibu agar anak mampu menerima pembelajaran dengan mudah.

Tujuan Metode Insani

Sebenarnya apa tujuan dari metode insani? Penerapan metode insani dalam pembelajaran Al-Qur’an dapat membangkitkan motivasi belajar siswa dalam mempelajari cara membaca Al-Qur’an.

Selain itu teknik mengaji metode insani ini lebih mudah dan menyenangkan bagi anak usia dini, sehingga akan meningkatkan minat anak untuk belajar Al-Qur’an.

Nah, agar buah hati Anda mampu dan mau belajar membaca Al-Qur’an, maka Anda perlu menumbuhkan rasa cintanya kepada Al-Qur’an. Jika sudah tertanam dan tumbuh rasa cinta, maka anak akan lebih mudah dan ikhlas untuk mempelajari Al-Qur’an.

Bagaimana cara menumbuhkan rasa cinta akan kepada Al-Qur’an? Salah satu caranya adalah dengan memilih lembaga sekolah yang berbasis Al-Qur’an. Jika anak Anda berusia 3-6 tahun, daftarkan anak Anda di Lembaga PAUD Taud Ibnu Abbas.

Mengapa harus di Taud Ibnu Abbas? Karena Taud Ibnu Abbas merupakan salah satu lembaga PAUD yang mampu menstimulasi pertumbuhan dan perkembangan anak sesuai fitrahnya agar memiliki kualitas hidup yang lebih baik.

Dalam rangka mewujudkan hal tersebut, Taud Ibnu Abbas memberikan materi pra sekolah kepada anak, melatih kemandirian anak, dan membentuk pribadi yang produktif. Selain itu, Taud Ibnu Abbas senantiasa menyemai benih kecintaan anak kepada Al-Qur’an melalui berbagai kegiatan, mengakrabkan anak kepada Allah dan Rasulnya, dan menanamkan akhlak mulia dalam diri anak.

Mari wujudkan generasi qur’ani di masa kini dengan mendaftarkan buah hati Anda di Taud Ibnu Abbas.