Sudahkah Memeluk Anak Hari Ini?

Sudahkah Memeluk Anak, Hari Ini?

Diramu oleh : Bu Ida Nur Laila

Hmm, memang perlu memeluk anak?
Memang harus tiap hari?
Sampai usia berapa?

Sebagian orang tua yang tak terbiasa merasa canggung. Bisa jadi juga tak tahu, betapa dasyat manfaat pelukan ini. Sebagian tidak sempat, ada pula yang terkendala teknis.

Yuuk kita ulas serba-serbi pelukan. Apa sih manfaatnya?

1. Membuat anak lebih pintar

Apa hubungannya ya memeluk anak dengan kepintarannya? Memeluk merupakan sentuhan fisik yang menjadi stimulasi penting untuk menumbuhkan otak yang sehat dan kuat.

Otak anak yang sering dipeluk akan lebih berkembang jika dibandingkan dengan anak yang jarang dipeluk. Sebuah studi menemukan bahwa hanya sentuhan seperti pelukan yang lembut yang bisa memberikan stimulasi positif yang dibutuhkan otak untuk tumbuh dengan sehat.

Walaupun bukan berarti meningkatkan IQ anak, pelukan orang tua bisa memaksimalkan cara kerja serta perilaku anak.

2. Meningkatkan imunitas atau sistem kekebalan tubuh anak

Memeluk anak memicu pelepasan oksitosin, atau yang dikenal juga dengan hormon cinta. Hormon ini memiliki banyak efek penting untuk anak.

Kenaikan kadar oksitosin bisa memperkuat sistem kekebalan tubuh anak dan menurunkan kadar hormon tiroid dalam plasma yang menyebabkan luka sembuh lebih cepat.

Berpelukan juga bermanfaat untuk membawa sistem saraf anak ke keadaan seimbang dan membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh mereka.

3. Menghindari stres pada anak

Manfaat penting lainnya dari memeluk anak adalah produksi hormon endorfin dalam tubuh. Hormon inilah yang berfungsi untuk mengurangi ketegangan saraf dan juga tekanan darah.

So, anak yang lebih sering mendapatkan pelukan dari orang tuanya akan terhindar dari stres dan cemas. Memeluk anak akan juga berguna untuk melepas zat kimia tertentu pada otak yang akan meningkatkan kebahagiaan dan menurunkan hormon stres pada anak.

Coba deh peluk anak saat mereka akan menghadapi ujian dan lihat efeknya!

4. Menghentikan tantrum

Apakah anda mempunyai anak yang sering tantrum? Tentu hal ini menjadi kekhawatiran tersendiri untuk tiap orang tua.

Saat tantrum, anak bisa bersikap keras kepala atau bahkan tidak mendengarkan apapun perkataan orang tua. Anak juga bisa kehilangan kendali untuk mengatur emosinya sendiri.

Nah, berpelukan dapat menenangkan anak dan memicu pelepasan hormon oksitosin yang bisa menurunkan tingkat hormon stres dan melawan kecemasan. Jangan marahi anak saat mereka tantrum, segeralah peluk mereka.

5. Memberikan energi dan mengoptimalkan potensi anak

Seorang psikolog sekaligus penulis buku The Miracle of Hug, Melly Puspita Sari, Psi, menyarankan orang tua untuk memberikan pelukan pada anak minimal 8 kali sehari untuk memberikan energi sehingga anak dapat beraktivitas dan mengoptimalkan potensinya.

Pelukan dengan penuh kelembutan juga dapat menjadi cara untuk menyelesaikan masalah pada anak yang berperilaku unik.

6. Anak menjadi lebih penyayang

Anak yang terbiasa memeluk atau dipeluk, akan menganggap hal ini sebagai ungkapan dari rasa kasih sayang.

Dengan begitu, kemungkinan saat anak telah dewasa nanti mereka juga akan menjadi lebih empati dan penyayang, karena pelukan tersebut bisa mentransfer energi positif pada anak.

Meningkatnya hormon oksitosin saat berpelukan juga dapat menyembuhkan rasa kesepian, isolasi dan kemarahan.

7. Menciptakan bonding antara orang tua dan anak

Pelukan juga dapat membangun rasa kepercayaan dan rasa aman pada anak. Maka, akan membantu terciptanya komunikasi yang terbuka dan jujur antara orang tua dan anak.

Memeluk anak juga akan mengurangi rasa takut dan memperbaiki hubungan, sehingga dapat meningkatkan bonding atau ikatan antara orang tua dan anak.

Pelukan juga tidak mengenal usia lho, karena manfaatnya dapat dirasakan oleh anak yang baru dilahirkan hingga ia beranjak dewasa.